Showing posts with label sahabat. Show all posts
Showing posts with label sahabat. Show all posts

Wednesday, May 31, 2017

Aku Menangis Karena Kesalahanku Sendiri

Aku Menangis Karena Kesalahanku Sendiri

Aku tinggal di sebuah kampung yang sudah cukup berkembang di jaman sekarang ini. Sudah umum memiliki HP, Sepeda motor, dan barang elektronik lainnya. Dan pendidikanpun tak kalah jauh dengan daerah-daerah lain. Aku dilahirkan dari keluarga yang cukup berada segala fasilitas di sediakan untukku oleh orang tua ku. Waktu aku kecil aku punya tetangga yang seumuran denganku dia bernama Ani. Dia anak yang baik, ramah dan suka menolong. Dan kami pun bersahabat. Tapi mulai memasuki Remaja aku mulai iri dengannya. Dia anak yang cukup pintar di sekolah dan teman-teman lebih suka bermain dengannya dibandingkan denganku. Sehingga dia punya banyak teman dan sepertinya dia sangat bahagia dengan kehidupannya meskipun dia dilahirkan dengan keadaan yang berbeda denganku, dia anak orang yang kurang mampu.
Aku Menangis Karena Kesalahanku Sendiri
Melihat kelemahannya itu sebagai anak orang kurang mampu aku sering mencacinya, aku sering mengejeknya, dan aku sering menfitnahnya. Tapi anehnya dia tetep baik sama aku. Meskipun hal itu sering aku lakukan. Apalagi pas masuk SMA, aku dan mamiku selalu mengejeknya dan selalu ngomonginnya dengan tetangga bahwa apa mampu Ani sekolah di sekolah yang terbilang Elit itu? Paling tidak samapai Lulus, dengan kesombongan aku mamiku dan tetangga juga mulai mengejek ani. Mungkin saat itu keluarga ani sangat sedih karena kelakuan ku dan mamiku yang sering membulinya. Tapi Ani cuek dengan segala apa yang dilakukan ku beserta mamiku terhadapnya malah dia selalu tersenyum saat berpapasan dengnku atau mamiku. Dan Saat itu Ani pulang dengan rasa sangat bahagia karena dia telah lulus dan mendapat nilai yang paling bagus dari sekolahnya, dan hebatnya lagi dia bisa melanjutkan kuliah dengan beasiswa yang akan menanggung dia selama kuliah. Melihat itu aku pun semakin benci sama dia, aku semakin iri dengannya, dan aku semakin ingin membuatnya menderita. Pada saat itu aku kuliah dimana Ani juga kuliah, tak henti-hentinya aku terus membulinya, tapi ya itu Ani tetap tersenyum dan baik sama aku. Dan Suatu saat ada cowok yang ingin mendekati Ani, melihat itu semua aku langsung bertindak karena cowok itu sudah aku taksir dari awal masuk kuliah. Semua aku lakukan demi mendekati si cowok itu termasuk menfitnah Ani, aku bilang aja kalau Ani itu petebut pacar orang, dia sudah merebut pacarku yang dimaksud ya cowok itu tadi. Mendengar hal itu Ani langsung dibuli oleh teman-temannya dan mungkin hal itu snagat menyakiti Ani, Ani pun menangis. Melihat Ani menangis Cowok idamanku datang menghampiri Ani, dan dia berjanji akan meluruskan kesalah pahaman ini. Dan Akhirnya Cowok itu berbicara pada semua teman kampusnya bahwa Ani tidak merebut pacar orang, Dan cowok itu mengakui bahwa yang dia sukai itu Ani bukan aku. Mendengar penjelasan cowok itu teman-temanku jadi berbalik membuliku aku sangat malu dengan kejadian itu, tapi Ani menghampiriku dengan ramah dia ingin menolongku tapi aku malah mendorongnya. Dan Pada Akhirnya kami pun lulus. Ani menjadi mahasiswa paling pintar saat itu, dan dia langsung diajak kerjasama dengan suatu perusahaan yang bekerjasama juga dengan tempat kuliahnya itu. Wah aku pun semakin marah dengannya, aku pulang dengan menangis keras hingga mamiku ikut membenci ani. Haripun berlalu, Ani semakin bahagia dia mempunyai pekerjaan yang baik dan punya banyak pula teman. Hingga Ani dapat membeli mobil dan memperbaiki rumah, melihat itu mamiku langsung ketetangga dan memberitakan bahwa ani itu melacur sehingga dapat banyak uang lihat saja nanti dia akan hamil diluar nikah dan keluarganya semakin malu dengannya. Tetanggapun ikut terpengaruh dengan mamiku, tapi apa yang terjadi beberapa bulan kemudian bukannya Ani yang hamil diluar nikah, tapi malah aku yang hamil diluar nikah. Mamiku marah denganku karena cowok yang menghamiliki cowo yang gak punya pekerjaan tapi apa daya dia yang harus bertanggungjawab atas kehamilanku. Hidupku semakin suram, usaha orang tuaku semakin bangkrut. Dan suamiku tak mau bekerja dia hanya suka berjudi dan memfoyakan uang, dan akhirnya akupun hidup susah, kekurangan semakin menyelimutiku, penderitaan selalu ada dihidupku karena rumahpun terjual karena hutang orang tuaku. Suamiku terus memarahiku karena aku tak punya uang lagi untuknya dan suamiku meninggalkanku beserta anakku. Tiap hari aku menagis meratapi hidupku hingga suatu hari ani pun pulang kerumahnya dengan diantar seorang cowok yang akan melamarnya. Melihat keadaan ku yang sangat menderita ini, ani dengan ramahnya menolongku Ani dengan baiknya memberi pekerjaan untukku hingga aku bisa mencukupi kehidupanku dan anakku. Merasakan betapa baiknya ani, aku pun sadar bahwa apa yang terjadi di dalam hidupku ini itu adalah kesalahannku, aku menderita itu juga karena kesalahanku dulu yang selalu menyakiti Ani, sahabatku. Aku pun meminta maaf padanya dan sekarang aku punya hubungan baik dengannya.

Nah sahabat, apa yang terjadi dikehidupan selanjutnya kita tak pernah tau, kehidupan seperti roda yang dapat berputar dimana adakalanya di atas dan adakalanya dibawah, Jangan sombong terhadap apapun juga yang ada dikehidupanmu saat ini karena itu dapat hilang sekejab saja. Tapi kebaikanlah yang akan menolongmu dikemudian hari, Jika kamu berbuat baik kepada siapapun juga begitu nanti siapapun juga akan berbuat baik kepadamu.

Wednesday, May 24, 2017

Malu Karena Karma, Karena Hukum Karma Itu Pasti Ada

Hukum Karma

Adalah Bisa dikatakan sebab akibat, dimana suatu tindakan atau perilaku yang dulu yang kita perbuat dapat berakibat pada masa sekarang. Terlebih jika seseorang melakukan tidakan atau perilaku yang buruk di masa dulu, itu akan mengakibarkan suatu keburukan dimasa sekarang. Makanya jadi manusia harus ingat akan hal ini karena apa yang kita tabur akan kita tuai, begitulah dengan kehidupan jika kita berbuat baik terhadap seseorang kita nantinya akan diperlakukan baik oleh seseorang dan sebaliknya jika kita berbuat jahat terhadap seseorang maka kita akan dijahati oleh seseorang.

Malu karena karma , Karena Hukum karma itu pasti ada

Aku tinggal disebuah desa yang belum terlalu berkembang, hal modern masih tabu di lingkunganku. Padahal saat ini tekhnologi sudah sangatlah canggih, misalkan di desaku masih mengenal bahwa anak perempuan tidak usah sekolah tinggi-tinggi karena nantinya akan didapur juga. Nah hal ini membuat para orang tua berfikir pendek tentang kehidupan anak perempuannya. Salah satunya aku, aku terlahir dari keluarga sederhana, penghasilan bapakku hanya cukup untuk makan saja, saya sekolah sampai SMA pun sudah sangat bersyukur.
Malu Karena Karma, Karena Hukum Karma Itu Pasti Ada
Tapi aku ingin sekali melanjutkan kuliah di kota besar, tapi orang tua ku melarangku karena ya itu, mereka masih punya fikir pendek tentang anak perempuannya yang nantinya akan di dapur juga. Tapi enggak, aku berusaha mencari beasiswa dimana-mana, kalau ada peluang beasiswa apapun aku coba, dan aku berhasil mendapatkan beasiswa itu yang akan membantuku menuju impianku untuk bersekolah setinggi-tingginya dan kedepannya aku akan bisa merubah nasih keluargaku. Tapi sepertinya hal itu tak membuat keluargaku senang, caci maki yang dilontarkan tetangga-tetangga ku, saudara-saudaraku sudah menusuk hatiku, mereka bilang "halah paling disana sambil jadi pelacur" ada lagi "halah paling nanti pulang-pulang hamil dulu" ada lagi "halah apa bisa sekolah sampai selesai" ada lagi " halah paling dia tak jadi pegawai karena ditengah jalan akan nikah" waow... perkataan mereka semakin membuatku semangat ingin melangkah kedepan. Orang tua ku saat itu merasa sedih karena banyak caci maki yang dilontarkan terhadapku, tapi aku yakin kalau aku ingin berbuat baik pasti akan ada jalan mudah untukku untuk menuju ke masa depanku.aku mulai sekolah di salah satu perguruan tinggi di kota besar, aku harus tinggal terpisah dari keluargaku, paling kalau liburan aku sesekali pulang. sudah berjalan lama pun kalau aku pulang pasti ada tetangga yang begitu sentimen terhadapku, dia adalah bu siti ditambah lagi anaknya perempuan bernama yani pun dari dulu selalu membenciku dan suka menfitnahku.sehingga tatapan semua tetanggaku terhadapku begitu sinis. Setiap kali aku pulang pasti diomongin ditetangga bahwa aku adalah anak yang gak bener pasti nanti hamil duluan,  saya sepertinya sudah kebal akan perkataan mereka. Dan pada akhirnya saya pun lulus dengan bantuan beasiswa selama 4 tahun, aku memiliki nilai terbaik di tempat aku sekolah, dan pada akhirnya saya langsung diterima di sebuah perusahaan yang cukup besar sebagai Meneger keuangan. Wow, gak kebayang senangnya aku telah meraih impianku, mendengar itu semua keluargaku sangat senang, aku pun bisa membelikan sawah orang tuaku, memperbaiki rumah yang dulunya terbuat dari kayu dan sekarang bisa terbuat dari batu bata, dan enjadikan kehidupan keluargaku semakin baik. Melihat itu ibu siti masih saja mengataiku katanya aku jual diri di kota besar sehingga dapat menghasilkan banyak uang. Tapi Harus ingat karma itu pasti ada,, nah, beneran kan.. gak lama hanya beberapa bulan Pada saat aku berada di kampungku, terdengar ada tangisan keras dari rumah ibu siti, ternyata anaknya, si yani baru ketimpa musibah, dia hamil diluar nikah dan tak ada yang mau tanggung jawab karena dia jual diri di kampung sebelah bingung bapak dari anaknya itu siapa. Bukannya aku bahagia diatas penderitaan orang lain, cuma saya hanya menyayangkan seandainya ibu siti tak mengataiku tak menfitnahku dan membenciku pasti hal itu tak akan terjadi. Dan setelah beberapa bulan ketika saya menjenguk orang tua dikampung lagi, ibu yani datang kepadaku untuk meminta maaf atas apa yang dilakukannya kepadaku selama ini, aku pun tersenyum dan memaafkannya.

Nah sahabat, kalau kamu gak ingin hidupmu dijahati atau hal yang buruk menimpa mu kamu jangan sekali-kali melakukan hal yang jahat atau buruk karena Karma itu pasti ada, ibaratkan kamu menabur kamu juga akan menuainya. Kamu berbuat baik, kamu akan di balas baik, jika kamu berbuat jahat, kamu juga akan di balas dengan kejahatan. maka mulai sekarang merbuat baiklah pada semua orang dan pada apapun juga, kelah kehidupanmu akan selalu ada dijalan baik.

Tuesday, May 23, 2017

Sunggguh Kejam ! Pacarku Yang Menghamili, Tapi Yang bertanggung Jawab Orang lain

Aku dan pacarku sudah lama saling mengenal  tapi kami baru berpacaran selama lima bulan. Selama lima bulan itu dia kelihatannya sangat menyayangiku. Dia selalu ada untukku saat aku membutuhkannya. Aku kerja dan pulang kerja pun selalu di antar dan di jemput olehnya. Tak ada keraguanpun dalam fikirku tentang dia, yang aku tau dia tulus mencintaiku dan ingin serius terhadapku. Aku pun nyaman terhadapnya. dia selalu buatku tersenyum dengan sikapnya yang konyol dan lucu. Apa lagi kalau aku marah sama dia pasti dia akan melakukan segala cara agak aku memaafkannya dan tidak marah lagi kepadanya. Tapi semua itu hanyalah akal-akalan dia saja agar aku percaya akan cinta tulus darinya, sebenarnya dia sangat kejam dan sangat jahat. Malam itu ada acara pesta ulang tahun temanku, aku dan dia menghadiri acara itu dengan perasaan bahagia, kami disana saling becanda bersama teman-teman kami hingga akhirnya tak terasa sudah larut malam dan aku minta pacarku untuk mengantarkan aku pulang, dia pun mengantarkan aku, tapi di tengah jalan kami mampir disebuah warung untuk membeli minuman karena pacarku merasa kehausan, dan akupun di suguhinya satu botol minuman, tanpa perasaan curiga aku pun meminumnya dengan hati yang tenang. Tak lama kemudian akupun merasa mengantuk sekali dan akupun bilang ingin tidur dipundaknya saat aku diboncengnya, dia meng'iya kannya.
Sunggguh Kejam ! Pacarku Yang Menghamili, Tapi Yang bertanggung Jawab Orang lain
Dan aku pun tak sadar lagi, hingga matahari membangunkanku. Aku pun terbangun dan sangat syok karena aku berada dikamar yang asing untukku dan jelas itu bukan kamarku dan gila nya lagi tubuhku hanya tertutup oleh selimut saja, pakaianku tak ada, akupun menangis dan merasa hidupku sudah hancur siapa yang tega melakukan ini? tiba-tiba pintu kamar terbuka dan datanglah pacarku, dengan tenangnya dia datang menghampiriku menanyakan keadaanku, tanpa bersalah dia memelukku dan bilang kalau dia begitu mencintaiku dan akan menikahiku. Aku hanya bisa menangis dengan hati yang hancur. Dan aku pun pulang. Mamaku bertanya kemana saja kok baru pulang? aku pun berbohong kepada mamaku, aku bilang aku menginap di rumah temanku yang ulang tahun tadi malam. Seharianpun aku dikamar, aku hanya bisa menangis dan aku merasa hidupku sudah hancur gara-gara dia. Semenjak itu pacarku jadi jarang menghubungiku, dan bersikap tidak biasanya. Yang dulu dia selalu ada untukku tapi sekarang sering menghilang entah kemana. Akupun takut, gimana kalau gara-gara kejadian itu aku hamil sedangkan pacarku menjahuiku? Tiga bulan berlalu, aku pun tak merasakan adanya datang bulan selama 2 bulan, aku pun beli Tes pack untuk mengecek, tapi apa yang aku takutkan terjadi, dua garis merah muncul di tes pack itu, aku pun lemas dan hanya bisa menangis. Oh Tuhan maafkan aku, aku tak bisa menjaga diriku... Dan aku pun memberanikan diri untuk bicara dengan mamaku karena aku hanya punya mama yang selalu ada untukku karena ayahku sudah lama meninggal, mamaku menangis saat mendengarnya dan mamaku bicara ke saudara ku untuk maminta tolong agar mau di ajak ke rumah pacarku untuk meminta pertanggung jawaban. Mama da saudaraku pun datang kerumah nya tapi apa yang dia katakan, dia mengaku bahwa dia tak pernah meniduriku dia tak pernah melakukan hubungan itu dan parahnya lagi dia bilang bahwa aku dan dia sudah tak ada hubungan apap-apa lagi. Dan dia tak mau bertanggung jawab atas kehamilanku. Mendengar hal itu aku semakin tak berdaya, aku tak tau harus berbuat apa, kalau aku hilangkan anak ini aku tak tega  tapi kalau aku biarkan anak ini berkembang terus gimana kata orang nanti. Au sempat ingin mengakhiri hidupku dengan meminum racun, tapi datanglah sahabatku, dia bernama Rio dia adalah sahabatku sejak kecil. Dia datang menenangkannku dan memberiku semangat. Dengan rebdah hati dia tiba-tiba bilang ke padaku kalau ingin menikahiku. Aku kaget saat dia mengungkapkan kata-katanya itu, aku pun menangis dan memeluknya, dia berkata kepadaku, dia akan jaga aku dan anak yang aku kandung. Rio tidak saja hanya bilang kepada ku tapi bilang kepada mamaku, dan aku pun bersyukur karena masih ada orang yang begitu menyayangiku dengan tulus dan aku akan berjanji, aku akan belajar mencintai Rio dengan sepenuh hatiku. Aku dan Rio pun melangsungkan pernikahan dan kami pun dapat bahagia.

Nah sahabat, dengan ilustrasi di atas kita harus peka terhadap orang yang mendekati kita, kita boleh percaya pada orang lain tapi harus tetap waspada dan harus bisa menjaga diri dengan baik. Karena suatu kesalahan dapat menghancurkan hidup kita.

Friday, March 3, 2017

Persahabatan Jadi Cinta

Persahabatan

Di kehidupan ini berbagai kegiatan dilakukan satu orang terhadap orang lain itu sudah biasa. Karena kata saling menghormati dan menghargai satu sama lain sangat di anjurkan dalam sebuah hubungan antar manusia.  Saat ini kita akan membahas tentang Persahabatan, dimana persahabatan sering ada didalam kehidupan entah itu remaja sampai orang tua pasti punya hubungan persahabatan. Persahabatan itu sendiri adalah suatu perilaku kerjasama, saling mendukung, saling menolong, saling setia satu dengan yang lainnya. Persahabatan biasanya dilakukan satu kepada satu orang atau lebih.Kalau kita punya sahabat kita akan merasa nyaman dekat dengan nya, nyaman berbagi cerita yang mungkin orang lain tak boleh tau,saling berbagi ilmu, berbagi kesedihan,dan berbagi kebahagiaan. Persahabatan sangatlah baik dilakukan karena dengan adanya persahabatan kita punya relasi yang menyenangkan dalam hidup sehingga hidup kita lebih berwarna kecuali itu persahabatan cenderung mengingini hal yang terbaik untuk sahabatnya, simpati dan empati yang kuat terhadap sahabatnya dan mengajari kita untuk selalu jujur dan Pengertian terhadap orang lain.
Persahabatan Jadi Cinta

Persahabatan aku dan kamu

Aku Mila, aku punya sahabat dari kecil namanya Doni, Dia anak yang baik dan sopan.Kami kenal saat masih SD dan Kami sudah bersahabat 15 tahun lamanya, SD sampai SMA kami bersekolah disekolah yang sama, tiap hari kita selalu bareng,belajar bareng,main bareng, curhat-curhatan tentang orang yang disuka bareng, sampai patah hati pun bareng-bareng hahahha Tapi sekarang kita terpisah,meskipun saat ini sekolah ataupun jarak dan waktu memisahkan kita, kita tetap jadi sahabat yang baik, sesekali kalau kangen bareng-bareng pas libur sekolah kita jalan bareng, tertawa bareng dan pokoknya bareng-bareng lagi deh. Gokil banget kalo bareng sama dia serasa dunia penuh dengan canda tawa,kalau sama dia aku bisa terlalu jujur soal perasaan, masalah, asmara dan semuanya, dia juga selalu jujur sama aku. Pokonya aku bahagia banget deh punya sahabat kaya doni. Intinya dengan adanya persahabatan itu aku jadi tahu Doni seperti apa,dan Doni pun tahu aku seperti apa.Kalau salah satu dari kita ada yang bohong pasti ketahuan haha apalagi kalau aku lagi jengkel atau marah, dia pasti tahu cara gimana aku gak jengkel sama marah lagi, aku pun juga gitu haha Dan dengan adanya persahabatan aku bisa belajar gimana menghargai,menghormati,bisa saling tolong menolong, setia supaya kepercayaan ada di persahabatan kami, berempati dan besimpati terhadap orang lain. (Baca Juga : Tidak ada yang bisa menandingi kasih ibu)

 

Persahabatan Jadi Cinta

Tak Terasa study yang kita tempuh telah selesai, dan kami pun mulai mencari pekerjaan, kita pun saling berbagi info tentang pekerjaan karena jurusan yang dia ambil juga hampir sama dengan jurusan yang aku ambil. waktu itu ada info lowongan pekerjaan kita sama-sama nyoba melamar kerja disitu, gak kebayang kami diterima di satu perusahaan yang sama, seneng banget bisa bareng dan bisa kerjasama bareng lagi. Dan kami mempunyai banyak teman di perusahaan tersebut, dan aku pun di dekati oleh seorang karyawan dia bernama Fery, kelihatannya dia baik, dan selalu perhatian sama aku setelah 6 bulan kami kenal kami pacaran. Ya biasa kalau ada apa-apa pasti cerita deh sama Doni, Doni pun senang mendengarnya katanya kalau aku seneng dia juga seneng. Sekarang aku punya satu pacar yang baik dan satu sabahat yang baik. Serasa hidupku semakin indah. Lama kelamaan aku pacaran sama Fery, Fery terlihat beda sama aku, dia cemburu sama doni padahal dia sudah tahu kalau Doni itu sahabatku, tapi tetap saja aku disuruh menjahui Doni, dalam hatiku menangis dan bingung disisi lain aku sangat mencintai Ferry tapi disisi lain aku tak bisa kehilangan sahabatku yang selama ini ada untukku. Saat itu kebetulan Doni kerumah terus aku cerita semuanya, Doni pun bilang dia akan jaga jarak dengan ku demi kebahagian aku sama fery, tapi dia janji dia akan tetap jadi sahabatku. Rasanya masih bingung, saat ini aku mulai jalani hari-hariku tanpa sahabat, yang ada hanya pacar yang semakin lama semakin besar egoisnya dan kasar, aku pun menangis tidak tahu apa yang harus aku perbuat, Ferry telah berubah apa yang aku kira selama ini semuanya salah,fery adalah orang yang jahat dan kasar, saat itu kebetulan aku lapar aku pun keluar rumah ingin membeli makanan saat itu aku menangis ditempat aku melihat fery bermesraan dengan cewe lain, saat itu juga aku pun minta putus dengannya, dan fery pun malah ingin memukulku, tiba-tiba ada tangan yang menangkis tangan fery yang hendak memukulku, ternyata Doni. Fery pun pergi bersama cewe itu, Doni memelukku yang saat itu aku menangis dan kecewa.Dia menenangkanku dengan tulus. dan Doni pun mengantarku pulang.
Pagi harinya Doni menjemputku dengan ceria dan bertindak lucu mungkin dia ingin aku tertawa seperti biasanya. Akupun tak bisa menahan tawaku, dan aku pun di ajak disebuah tempat dimana waktu kecil kita sering bermain disitu. Dia mengungkapkan seluruh isi hatinya kepadaku, kalau dia mencintaiku, menyayangiku dan takut kehilanganku dan ingin melamarku..aku pun kaget.. ternyata Doni mencintaiku.Aku menangis.. Aku tak tahu apa yang terjadi  kenapa aku tak peka dengan perasaan dia padahal aku sudah kenal lama dengannya,,, Aku pun memeluknya, dan meng iya kan apa yang Doni mau. Dan Akhirnya Kami pun menikah dengan cinta yang sesungguhnya, cinta yang aku dapat dari persahabatan.

Nah sahabat, mempunyai sahabat yang setia sangatlah bahagia, dia akan selalu ada untuk kita, saat kita sedih, bahagia selalu ada. Dan melalui persahahabatan pula kita akan mengerti apa arti sebuah ketulusan itu. Semoga Bermanfaat.

Kunjungi Blog Aku yang lain gann :
Toko Online Komputer dan CCTV Termurah
Majalah dan Berita System Security Terbaru


Tuesday, February 14, 2017

Perbedaan Anak Jaman Dulu Dan Anak Jaman Sekarang

Melihat perkembangan jaman sekarang, ada rasa senang dan sedihnya saat melihatnya. Dimana rasa senangnya, semua serba canggih dan modern dan sekarang kegiatan apa saja bisa dilakukan dengan mudah,dan cepat. Contohnya saja dengan adanya Internet, CCTV dan alat-alat canggih lainnya. Yang dulu jarang ada tv sekarang setiap orang hampir punya, pokoknya sekarang lebih canggih deh, enak jaman sekarang kan? hehehe
Tapi Perkembangan jaman sekarang juga kadang buat sedih loh, dimana remaja yang dulu beda banget sama remaja jaman sekarang dan ini khusus buat remaja yang belum bisa menepatkan dirinya dengan baik , contohnya saja soal perilaku dan pergaulan.
Kadang kalau inget sama jaman ku dulu jaman 90 an masa kecil itu sangat lucu dan menyenangkan meskipun  belum ada internet ataupun alat modern. Membandingkan dengan sekarang perbedaannya sangatlah jauh. Kadang kangen ingin dimasa kecil lagi hehehehe

Perbedaan Anak Jaman Dulu Dan Anak Jaman Sekarang

Perbedaan Anak Jaman Dulu Dan Anak Jaman Sekarang Terlihat Dari beberapa segi kehidupan

Remaja sekarang dominan meniru gaya hidup yang kata anak jaman sekarang yang sedang nge Hitsss… yah itu lah…. Ini lah beberapa perbedaan antara anak jaman dulu dan sekarang, kita dapat melihat dari beberapa segi kehidupan contohnya saja :
Dari Segi Pendidikan
Pendidikan yang dulu sudah bagus sih Cuma remaja jaman dulu belum punya alat bantu untuk membantu dalam mempelajari ilmu yang lebih luas lagi karena perkembangan jaman dulu belum secanggih sekarang, meskipun begitu remaja jaman dulu tetep semangat belajar, tidak pernah bolos, dan patuh pada perintah guru dan selalu disiplin.

Tapi beda pada jaman sekarang, seharusnya pendidikan jaman sekarang pastinya akan lebih bagus dan menonjol dari jaman dulu karena sekarang ada alat bantu yang canggih-canggih untuk membantu kegiatan belajar. Tapi apa hasilnya, remaja sekarang bukannya menjadi remaja yang rajin, pintar dan lebih disiplin malah menjadi remaja yang malas belajar, sering gak masuk sekolah, suka melawan guru kalau di tegur atau diperintah. Nah sebenarnya sih ini tidak menyalahkan perkembangan jamannya tapi karena kurang adanya kesadaran remaja dan remaja belum bisa menempatkan diri dengan baik.
Dari Segi Technologi
Dijaman dulu handphone sangat lah jarang dipunyai oleh masyarakat. Apa lagi dipunyai remaja, jarang deh, dulu kalau mau ngasih kabar hanya bisa lewat surat hehehehe dan kalau mau ngerti ilmu yang lebih luas lagi brosing deh di perpustakaan hahahaha gak ada internet-internetan deh, meskipun begitu kita gak nangis-nangis, atau pun ngambek, dengan santainya remaja jaman dulu menikmati keadaannya dulu dengan senyuman dan lebih suka membaca hehehe

Tapi jaman sekarang, hadew rata-rata tuh anak SD sekarang aja bawa’annya handphone, handphone yang gak biasa lagi haahha yang trend nya sekarang HP android hahaha kalau gak dibeliin nagis deh gak mau makan gak mau sekolah hahaha makanya diindonesia masalah technologi sangatlah menonjol tapi itu tergantung anaknya juga sih hahaha


Dari Segi Gaya Hidup dan penampilan

Remaja jaman dulu lebih dominan berbakaian sderhana dan tertutup, dan tidak berpenampilan aneh-aneh kaya jaman sekarang.
Jaman sekarang mah bedanya sangat jauh dengan remaja dulu, lebih keren, lebih kece dan lebih gaul hahhaha tapi kerennya berlebihan khususnya pada cewe, lihat saja pakaiannya lebih terbuka,keliatan perutnya kelihatan paha nya,rambutnya yang di warna-warni seperti pelangi hahhaha dan berpakaian seksi sehingga diindonesia banyak sekali yang terjerumus pada pergaulan bebas.
Dari Segi Percintaan
Remaja jaman dulu masalah percintaan mah masih malu-malu takut sih, kalau dideketin aja malah bisa nangis haha lucu tapi… pacaran aja masih pakek surat, dan surat itu biasanya disebut surat cinta, kalau nrima surat cinta wah senengnya minta ampun hahaha dulu kalau pacaran hanya saling memandang ajah sudah bahagia banget hhaha
Beda sama jaman sekarang, anak jaman sekarang lebih berani pacaran dan lebih berani melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakuin waktu pacaran wong belum nikah oq, kadang sedih lihatnya. Ehm, kata orang pacaran jaman sekarang kalau ndak megang ndak pacaran hahaha aneh-aneh ya…  Makanya di Indonesia banyak remaja yang gagal sekolah karena hamil dulu, dan hidupnya hancur gara-gara pergaulan yang buruk.
Dari Segi Kepribagian Dan Sopan Santun
Anak Jaman dulu mempunyai kepribadian dan sopan santun yang oke bingit hehehe gimana gak oke, lah ngomong sama orang yang lebih tua ajah pakai bahasa yang halus dan santun pokoknya sopan banget deh dan ngehormati banget deh, dan kelakuannya ndak pecicilan(seenaknya)haha. Kalau ingin main abis sekolah pulang dulu ganti baju pamit sama orang tua dlu baru main.

Gak kaya jaman sekarang, ngomong sama orang tua aja kasar dan gak sopan, ditegur bukannya menyadari kesalahnnya tapi malah kurang ajar, pulang sekolah langsung main gak pamitan sama orang tua. Pokoknya beda banget deh sama jaman dulu.
Tapi bukan semua anak seperti itu, tinggal lihat anaknya.. hehehe

Nah sudah tahu kan gimana perbedaannya, bagi orang tua atau kita sebagai anak harus bisa menerapkan diri terhadap perkembangan jaman dengan benar, jangan sampai masa depan harus hancur gara-gara tidak bisa menerapkan perkembangan jaman dengan benar.